Integrity for Humanity

Antusiasme Para Yatim Dalam Memperingati Hari Pahlawan

Bekasi 29/11/2020, Hari pahlawan menjadi sedikit berbeda di tahun  ini, walaupun pandemi masih menemani hingga penghujung tahun, gelora memperingati gugurnya pahlawan pahlawan terdahulu menjadi doping utama bagi mereka, para anak anak yatim untuk datang ketempat pengenangan terakhir yaitu Taman Makam Pahlawan. Pagi itu, lokasi acara dipenuhi oleh berbagai generasi, mulai dari generasi muda yaitu para yatim, hingga generasi tua yaitu para saksi bisu kekejaman penjajah itu sendiri, tak lain dan tak bukan ialah para veteran yang hingga kini masih terus dapat menghirup segarnya udara kemerdekaan.

Tepat pukul 08:30, berlokasi di kota bekasi, tepatnya didaerah bulak kapal, yaitu di Taman Makam Pahlawan. Peringatan hari pahlawan yang dibarengi dengan santunan yatim oleh Civitas dan Pengurus PABU dimulakan dengan upacara. Mengheningkan cipta menjadi lagu pengantar, sebagai filosofis dasar mengenai pengenangan dan jasa jasa para pahlawan terdahulu. Lagu tersebut semakin sakral karena dinyanyikan berbarengan dengan para veteran pahlawan, baik yang sudah beristirahat selamanya, maupun yang masih kuat berjalan dan menghirup bebasnya udara kemerdekaan. Inspektur upacaranya sendiri yaitu ketua LVRI (Legiun Veteran Republik Indonesia) kota bekasi, H. Harson Karminto, SE. dalam amanatnya, beliau mengutip kata kata dari bung karno yaitu “bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya” sebuah penggalan kata sederhana yang terus bermakna karena berisi jiwa jiwa para pahwalan. Beliau juga beramanat “bahwa generasi penerus harus terus mengisi kemerdekaan ini dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat”.

Ketua PABU pun juga berkomentar, bahwa hari pahlawan adalah momentum untuk kita semua untuk mengingat dan mengevaluasi apa yang sudah kita lakukan untuk bangsa dan Negara.

Acara tak monoton hanya memperingati dan mengheningkan cipta, para peserta yang terdiri dari civitas PABU, para yatim, dan para veteran perang melanjutkan acara dengan menabur bunga bunga kepada rumah terakhir untuk kita manusia, yang khususnya kepada makam para pahlawan yang telah gugur, memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Penghujung acara, para yatim terlihat sangat sumringah. Bagaimana tidak, acara inti untuk mereka ini berada dipenghujung acara. Santunan kepada yatim dilanjutkan setelah penaburan bunga. Tak lupa juga, PABU memberikan apresiasinya kepada pengurus LVRI kota bekasi berupa piagam penghargaan dan pemberian kartu Tabbaru. Pemberian apresiasi tidak hanya diberikan kepada para veteran yang hadir, melainkan kepada seluruh veteran yang bisa didatangi oleh tim PABU. Tim PABU menyambangi rumah rumah veteran yang absen hadir diacara peringatan. Acara ditutup dengan rasa tanggung jawab atas kemerdekaan yang berhasil didapatkan dengan tumpah darah bercampur keringat, tak lupa juga foto bersama dan doa mengakhiri acara.